Kamis, 20 Agustus 2015

Pengertian Power Designer


Power designer adalah sebuah paket program desain tools yang digunakan untuk membuat Visualisasi, dokumentasi dan mendesain suatu sistem perangkat lunak. Paket ini meliputi  :
1. Processs analyst Model (PAM)
2. Dataaa architect tools
3. Aplicationn modeler tools
4. Metawork tools




A. Process Analyst Model
Process analyst adalah suatu Powerdesigner tool yang memungkinkan untuk menggambarkan aliran informasi dari suatu proses di dalam sistem informasi. Suatu PAM menunjukkan bagaimana data diubah dan menunjukkan proses fungsional yang berlaku untuk data itu.
Produk ini adalah merupakan suatu alat (tools) yang dapat digunakan untuk membuat pemodelan aliran informasi suatu sistem perangkat. Dengan menggunakan produk software ini diharapkan dapat :


- Membangun model fungsional ( OMT) dan diagram arus data
- Menggunakan lambang sesuai dengan berbagai metoda didukung: OMT, Yourdon/Demarco, Gane& Sarson, dan SSADM
- Menciptakan suatu hirarki proses
- Customize dan mencetak laporan model
- Menggunakan data item dari suatu Data Konseptual Model ( CDM)
- Menggunakan OLE teknologi untuk menghubungkan rancangan model  ke aplikasi lain


Suatu PAM memungkinkan untuk:
- Meneliti proses dari suatu sistem
- Menghadirkan proses ini dalam wujud suatu model
- Menciptakan suatu struktur pohon hirarkis [yang] mewakili proses ini

B. Data architect
Data architect adalah sebuah tools yang digunakan untuk mendesain suatu data base. Tools ini akan memberikan keuntungan yaitu akan dapat memberikan dua tingkat pendekatan dalam desain pemodelan data  yaitu tingkat konseptual atau logikal (CDM ; Conseptual data Model) dan tingkat fisikal (PDM : Physical data Model)
Dengan menggunakan data architect kita akan dapat :


- Membuat Model suatu sistem informasi dengan menggunakan suatu entity-relationship diagram. Model ini disebut  Conceptual Data Model (CDM)

- Menghasilkan suatu Physical Data Model ( PDM) untuk suatu target database management sistem ( DBMS), mempertimbangkan pokok-pokok dari  DBMS
- Meng customize PDM untuk menyesuaikan performa tingkah laku dan fisik
- Menghasilkan script database untuk target DBMS

1. CDM (Conceptual Data Model)

Suatu CDM menghadirkan keseluruhan struktur logis dari suatu database, yang mana  tidak terikat pada jenis apapun perangkat lunak atau penyimpanan data struktur. Suatu model konseptual sering berisi object data yang belum diterapkan didalam fisik database [Itu] memberi suatu penyajian yang formal menyangkut data yang diperlukan untuk menjalankan perusahaan atau suatu aktivitas bisnis.
CDM mempunyai beberapa peran sebagai berikut :


-      Menghadirkan organisasi data di (dalam) suatu format grafis
·      Memverifikasi kebenaran disain data
·      Menghasilkan PDM yang (mana)  menetapkan implementasi phisik (menyangkut) database


2 PDM (Physical data Model)
PDM adalah merupakan suatu implementasi phisik dari database. Dengan PDM, kita dapat mempertimbangkan secara detil tentang implementasi phisik nyata. PDM mmemasukkan kedalam laporan perangkat lunak atau penyimpanan data struktur. Kamu dapat memodifikasi PDM untuk menyesuaikan  batasan phisik (physical constrain) atau hasil rancangan
 PDM mempunyai beberapa peran sebagai berikut :



Menghadirkan organisasi phisik data di (dalam) suatu format grafis
Menghasilkan catatan untuk modifikasi dan pembuatan database
Menggambarkan batasan (constrain) dan referensi integritas
Menghasilkan extended atribut
Merekayasa balik database yang ada
Memperbaharui suatu CDM



Ada beberapa jalan untuk membuat suatu PDM:
Membuat suatu PDM dari suatu CDM
Membuat suatu PDM sejak dari awal mula
Mengkonversi dari suatu database ke dalam suatu PDM
Suatu PDM menggambarkan interaksi dari beberapa object berikut :





C. Metaworks
Metaworks merupakan kamus adalah suatu alat untuk me-manage pengembangan aplikasi di dalam suatu kelompok lingkungan perangkat lunak
Dengan menggunakan Metaworks kamus kita dapat:
·      Menciptakan profil dan rekening/tg-jawab untuk para pemakai kamus
·      Menciptakan proyek, model dan submodels, dan menugaskan [mereka/nya] ke para pemakai
·      Mengunci dan membuka kunci model
·      Menyuling/Menyadap dan memperkuat model dan submodels
·      Membandingkan definisi obyek dan mengatur konflik data
·      Membuat kamus query
·      Memodifikasi object di (dalam) kamus
Apa yang merupakan tujuan dari suatu kamus?Bagian ini menjelaskan bagaimana  kamus Metaworks dapat membantu kamu untuk mengembangkan aplikasi.
1.    Memungkinkan kerjasama sekelompok
Manakala mengembang;kan aplikasi yang besar diperlukan pembagian dan organisasi tenaga kerja. Hal ini dimungkinkan untuk menyimpan atau memelihara aplikasi yang besar seghingga  dapat dikendalikan dalam  dunia waktu nyata. Para pengembang dapat  Berbagi informasi, membuat aplikasi  secara bersama-sama.
2.    Memastikan integritas data
Team perancang memberikan permasalahan yang serupa kepada user lain yang jumpai di (dalam) multiuser database. Para perancang mungkin punya daerah tanggung jawab yang tumpang-tindih dan boleh mengakses data yang sama secara serempak, hal ini akan dapatmembahayakan integritas data. Oleh karena itu perlu komunikasi dan kerjasama secara saksama dan kontinyu antar anggota.
Kamus Metaworks membantu pengembang  memastikan integritas data selagi sejumlah besar para pemakai mengijinkan untuk mengakses data yang sama.
3.    Memastikan konsistensi
Yang tidak kalah penting untuk team perancang aplikasi adalah pemusatan data. Dengan ituteam perancang dapat menggunakan kembali bagian-bagian dari model, adalah mungkin untuk membangun aplikasi tambahan selagi pemeliharaan model tetap (konsisten). Sehingga keseluruhan proses pengembangan akan menjadi  lebih efisien. Kamus  Metaworks memusatkan data disain untuk semua sistem informasi aplikasi dan dapat memastikan kecocokan dan konsistensi dari  aplikasi yang berbeda .
4.    Memungkinkan data untuk bersama
Di dalam banyak organisasi, aplikasi jarang beroperasi dengan bebas dari satu/ orang ke orang lain. Operasi mandiri akan bisa dipastikan di dalam data inconsistencies dan akan mendorong kearah suatu gangguan di  dalam sistem informasi. Kamus  Metaworks membantu team perancang mengatur definisi daerah dan data. [kamus metaworks akan menyimpan semua data di dalam sistem informasi, dan mungkin dapat digunakan  untuk proyek yang berbeda. Hal ini memungkinkan semua para perancang, mengikuti hak akses yang sudah dikenal mereka






Tidak ada komentar:

Posting Komentar